Keutamaan Menanam Pohon atau Tanaman bagi Umat Muslim

Keutamaan Menanam Pohon atau Tanaman bagi Umat Muslim

0

Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, yaitu rahmat bagi semesta alam. Salah satu bentuk rahmatnya adalah diajarkannya manusia untuk menanam pohon. Saking pentingnya menanam pohon, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

Jika tiba hari kiamat sedang pada tangan dari kalian ada bibit pohon kurma, maka tanamlah.” (HR. Ahmad)

Pentingnya Menanam Pohon

Dengan adanya pepohonan, maka ekosistem akan terjaga dan keberlangsungan makhluk hidup pun terjaga. Tak heran jika ada istilah:

Tanpa manusia, pohon masih bisa hidup. Tapi tanpa pohon, manusia tidak bisa hidup.

Pepohonan bisa membantu menyediakan air bersih, mencegah tanah longsor dan mencegah banjir. Hal ini disebabkan karena air hujan bisa terserap ke dalam tanah dan tidak mengalir begitu saja sehingga menyebabkan banjir. Akar pohon pun bisa memperkuat tanah supaya tidak longsor.

Pohon buah-buahan yang ditanam di pinggiran jalan yang biasa dilalui orang juga bisa sangat berguna bagi seorang musafir kelaparan yang membutuhkan makanan.

Tidak hanya untuk manusia, pohon juga berguna bagi hewan sebagai tempat habitat. Pepohonan biasa digunakan sebagai tempat berteduh atau tempat tinggal hewan seperti burung. Daun dan buahnya pun bisa dimakan pula oleh hewan untuk bertahan hidup. Air di sela-sela daun juga bisa diminum oleh hewan.

Gambaran Surga Berisi Pepohonan

Di samping mengenai kehidupan dunia, surga akhirat juga digambarkan berisi taman-taman indah, pohon buah-buahan matang yang lezat, dan sungai-sungai bersih yang siap diminum. Maka jika ingin memiliki “surga” di dunia, tanamlah pohon atau tanaman. Sebaliknya, jika ingin menghuni “neraka” di dunia, tebanglah pepohonan dan bakarlah hutan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: 
Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (di sekitar) mata air, dan buah-buahan yang mereka sukai.” (QS. Al Mursalat: 41-42)

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), naungan yang terbentang luas, air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.” (Q.S. Al-Waqi’ah: 27-33)

Pahala Besar Bagi Orang yang Menanam Pohon

Menanam pohon adalah bentuk kebaikan yang diganjar pahala sedekah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tanaman, lalu tanaman tersebut dimakan oleh burung atau manusia atau hewan ternak, melainkan hal itu bernilai sedekah baginya.” (HR. Muslim)

Siapa yang menanam pohon juga telah turut andil dalam membersihkan udara dan menyediakan oksigen bagi manusia dan hewan, serta mengurangi efek pemanasan global. Seperti kita ketahui bahwa pohon dengan bantuan matahari mampu melakukan fotosintesis yang menghasilkan air dan oksigen.

Pahala yang diperoleh dari seseorang yang menanam pohon tersebut adalah terus menerus sepanjang masa selama pohon tersebut terus tumbuh dan bermanfaat untuk lingkungan alam.

Setiap perbuatan baik adalah sedekah.” (HR. Bukhari)

Solusi Bagi yang Tidak Punya Lahan/Tanah

  1. Menanam Tanaman di Pot. Pot beserta tanamannya banyak tersedia di toko2 bunga dan nursery. 
  2. Menanam Tanaman Jenis Sukulen. Tanaman jenis sukulen adalah tanaman yang tidak butuh banyak air dan paparan cahaya matahari. Tanaman jenis ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mempunyai tanaman namun sibuk dan tinggal di komplek apartemen perkotaan. Dengan sukulen, tanaman hanya perlu diberi air sedikit dan itu pun tidak setiap hari. Beberapa macam tanaman sukulen diantaranya adalah aloe vera (lidah buaya), kaktus, lidah mertua, sukulen zebra, dll.
  3. Membawa Benih/Biji Kering dan Tanam Dimana Saja Saat Menemukan Tanah Kosong. Setelah makan buah, biji bisa dicuci dan dikeringkan sehingga menjadi benih, lalu bungkus dalam kertas atau kantung. Jika tidak mau repot, bisa beli bibit benih di toko nursery atau toko online. Harganya pada umumnya murah-murah dan siap tanam. 
    Bawa benih/biji tersebut di dalam tas. Saat melakukan perjalanan atau bepergian dan menemukan tanah kosong tak berpenghuni, tanam bijinya dan lupakan. Tidak harus disiram. Biar Allah lewat hujan-Nya yang menumbuhkan biji tersebut.

Dan sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya, engkau melihat bumi itu kering dan tandus, tetapi apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fussilat: 39)

Kisah Teladan dari Abu Darda’

Abu Darda’ adalah seorang sahabat Nabi Shallallahu alaihi wasallam. Beliau orang yang zuhud. Dalam sebuah riwayat, dikisahkan ada seorang laki-laki bertemu dengan Abu Darda’ yang sedang menanam pohon. Kemudian, laki-laki itu bertanya kepada Abu Darda’, “Wahai Abu Darda’, mengapa engkau tanam pohon ini, padahal engkau sudah tua, sedangkan pohon ini tidak akan berbuah kecuali sekian tahun lamanya?” Abu Darda’ menjawab, “Bukankah aku yang akan memetik pahalanya jika buahnya dimakan orang lain?

Download

Nasihat ini janganlah berhenti di anda saja. Silahkan share artikel ini dan download gambar-gambar dibawah ini untuk digunakan sebagai status media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published.